Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Indonesia terus diperluas. Tidak hanya untuk kebutuhan industri dan perkotaan, energi surya kini semakin berperan dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat di wilayah yang sulit dijangkau jaringan utama.
Table of Contents
TogglePLTS untuk Pemerataan Akses Listrik
Kementerian ESDM menyiapkan pemanfaatan PLTS komunal sebagai salah satu solusi elektrifikasi bagi desa-desa terpencil, termasuk wilayah pegunungan dan kepulauan.
Langkah ini sejalan dengan percepatan Program Listrik Desa 2026–2029, yang bertujuan memperluas akses listrik sekaligus mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai wilayah Indonesia.
Energi Surya Semakin Strategis
Pemanfaatan PLTS menjadi semakin relevan karena sistem tenaga surya dapat dikembangkan sesuai kebutuhan suatu wilayah. Integrasi solar panel, inverter dan battery energy storage juga memungkinkan energi matahari disimpan untuk digunakan ketika dibutuhkan.
Perkembangan ini memperlihatkan bahwa energi surya tidak hanya menjadi bagian dari transisi energi, tetapi juga memiliki peran dalam mendorong pemerataan energi dan kemandirian energi nasional.
Pemerintah sebelumnya juga telah meluncurkan Program PLTS 100 GWp yang diawali dengan 14 PLTS di enam provinsi berkapasitas total 5,3 GWp, semakin memperkuat arah pengembangan tenaga surya nasional.
Dukung Perkembangan Energi Surya Bersama Solar Mart
Solar Mart Energi menyediakan berbagai kebutuhan sistem PLTS, mulai dari solar panel, inverter, battery, mounting system, kabel, konektor hingga komponen pendukung lainnya untuk berbagai kebutuhan proyek.
Every Watt. Every Part. Solar Mart.
Sumber: Kementerian ESDM, Program Listrik Desa 2026–2029 dan perkembangan PLTS Indonesia, Oktober 2026.


